Bidang Kerja

  1. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu
  1. Tanggung jawab
    • Menjamin konsistensi penerapan Sistem Manajemen Mutu di STIKes  berdasarkan Prosedur Mutu ISO 9001:2015.
    • Bertanggungjawab atas segala dokumen dan laporan
    • Memberikan masukan kepada Ketua STIKes tentang kinerja sistem mutu yang berjalan
    • Memberikan laporan ke Ketua STIKes tentang penyimpangan manajemen mutu yang terjadi
    • Mengevaluasi efektifitas tindakan perbaikan dan pencegahan yang dilakukan
  2. Wewenang
    • Mengendalikan seluruh aktivitas audit internal dan pelatihan sistem penjaminan mutu
    • Melakukan organizing, monitoring, evaluating, koordiniring dan komitmen tindak lanjut
    • Mewakili manajemen dalam hal berinteraksi dengan badan sertfikasi
    • Menetapkan susunan organisasi Lembaga Penjaminan Mutu
    • Menetapkan struktur kepanitian untuk kegiatan in house training
    • Mengendalikan seluruh kegiatan in house training
  3. Fungsi
  • Konsultan/ pendamping di bidang penjaminan mutu akademik.
  • Penanggungjawab kegiatan in house training
  • Konsultan/ pendamping dalam proses akreditasi baik institusi maupun program studi
  • Koordinator pengembangan sistem informasi penjaminan mutu akademik.
  • Koordinator pengembangan dan pelaksanaan audit mutu akademik internal.
  1. Tugas
  • Merumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran LPM bersama tim
  • Merencanakan dan melaksanakan sistem penjamin mutu secara keseluruhan di STIKes Bina Sehat PPNI Mojokerto Bina Sehat PPNI.
  • Merumuskan struktur organisasi  inti LPM beserta uraian tugas
  • Menyusun rencana kerja LPM beserta Planning of Action (POA)
  • Mengesahkan kegiatan yang dilakukan anggota
  • Memimpin rapat pleno atas semua draf proses penjaminan mutu
  • Melaksanakan dan mengembangkan program kegiatan penjaminan mutu
  • Sosialisasikan sistem penjaminan mutu yang ditetapkan
  • Melaksanakan dan mengembangkan audit internal dan eksternal
  • Menyampaikan pelaksanaan sistem penjaminan mutu kepada Ketua STIKes
  • Menyusun RAB bersama dengan koordinator divisi
  • Menyusun tim evaluasi renstra dan renop
  • Memfasilitasi pendirian program studi baru
  1. Divisi 1: Akreditasi dan Pelatihan

     Tugas dan tanggungjawab:

  1. Menyiapkan pedoman akreditasi berdasarkan BAN PT atau LAMPT-KES
  2. Pendampingan akreditasi program studi dan akreditasi institusi
  3. In House Training pengembangan manajemen: kurikulum, modul/bahan ajar, e learning
  4. Menyiapkan perangkat :
  • Pedoman AMI
  • Perangkat penilaian
  • Menyusun pedoman kode etik auditor
  • Menyusunn jadwal AMI masing-masing prodi
  1. Divisi 2: Penjaminan Mutu Bidang Kurikulum, Proses Pembelajaran, Kompetensi Lulusan,  dan Penilaian Hasil Belajar.

Tugas dan tanggungjawab

  1. Kurikulum
    • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu kurikulum
    • Mengembangkan standar terkait kurikulum
    • Menyusun standar suasana akademik, otonomi keilmuan
    • Evaluasi penerapan kurikulum dan perangkat pembelajaran
  2. Proses pembelajaran
    • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu proses pembelajaran
    • Mengembangkan standar terkait proses pembelajaran
    • Menyusun/ merevisi intrumen  penilaian dosen oleh mahasiswa
    • Evaluasi proses pembelajaran
    • Evaluasi dosen
    • Pengendalian mutu UTS dan UAS
    • Evaluasi PA
    • Pengendalian penyusunan Tugas Akhir
    • Evaluasi pelaksanaan tugas akhir
    • Evaluasi pembimbing tugas akhir
  3. Kompetensi lulusan
    • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu kompetensi lulusan
    • Mengembangkan standar kompetensi lulusan
    • Pengendalian mutu kompetensi lulusan
  4. Penilaian hasil belajar
    • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu penilaian hasil belajar
    • Mengembangkan standar penilaian hasil belajar
    • Pengendalian mutu  penilaian hasil belajar
    • Audit mutu internal akademik
  5. Divisi 3: Penjaminan Mutu Bidang SDM, sapras, pengelolaan dan pembiayaan 
  6. SDM
  • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu SDM
  • Mengembangkan standar mutu SDM
  • Mengembangkan instrumen penilaian kinerja
  • Penilaian kinerja dosen
  • Penilaian kinerja staf administrasi
  • Penilaian kinerja laboran dan perpustakaan
  • Penilaian kinerja cleaning service dan security
  • Penilaian kinerja staf administrasi akademik dan keuangan
  • Review BKD (dosen) dan laporan kinerja karyawan (tenaga non kependidikan)
  • Pengendalian mutu kepangkatan fungsional
  • Pengendalian mutu sertifikasi tenaga pendidik
  • Pengendalian mutu dosen dan tenaga kependidikan
  • Pengendalian sistem reward punishment
  • Audit internal bidang kerja sumberdaya manusia
  1. Sarana prasarana
  • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu sarana pra sarana
  • Mengembangkan standar mutu sarana prasarana
  • Audit mutu sarana dan prasarana
  • Pengembangan web LPM , server pengolahan data, dan E-Complain
  1. Pengelolaan
    • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu pengelolaan
    • Mengembangkan standar mutu terkait pengelolaan
    • Audit kinerja Ketua STIKes
    • Audit kinerja Pembantu Ketua 1,2,3
    • Audit kinerja Ka. Prodi dan se. Prodi
    • Audit Kinerja LPPM
    • Audit kinerja kepala bagian (lab, promosi, keuangan)
  2. Pembiayaan
  • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu pembiayaan
  • Pengembangan standar mutu tentang pembiayaan
  • Pengendalian Mutu Penganggaran dan Realisasi Anggaran
  • Audit Mutu Internal Bidang Keuangan (Koordinasi dengan yayasan)

 

  1. Divisi 4: Penjaminan Mutu Bidang penelitian dan pengabmas, sistem informasi, kerjasama, kemahasiswaan

Tugas dan tanggung jawab:

  1. Penelitian dan pengabdian masyarakat
    • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu penelitian dan pengabdian masyarakat
    • Pengembangan standar mutu terkait penelitian dan pengabdian masyarakat
    • Pengendalian mutu pelaksanaan pengabmas
    • Audit mutu  LPPM
  2. Sistem Informasi
    • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu sistem informasi
    • Pengembangan standar mutu sistem informasi
    • Pengendalian mutu sistem informasi
    • Audit mutu sistem informasi
  3. Kerjasama
    • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu kerjasama
    • Pengembangan standar kerjasama
    • Pengendalian mutu kerjasama
    • Audit mutu kerjasama
  4. Kemahasiswaan
  • Membantu Ka. LPM di bidang kendali mutu kemahasiswaan
  • Pengendalian mutu sistem penerimaan mahasiswa baru
  • Pengendalian mutu penelusuran minat dan bakat mahasiswa
  • Pengendalian mutu kegiatan organisasi kemahasiswaan
  • Pengendalian mutu mahasiswa berprestasi
  • Pengendalian mutu beasiswa mahasiswa
  • Pengendalian mutu pengembangan tracer study
  • Survei kepuasan pelanggan
  1. Gugus Kendali Mutu (GKM)

Gugus  Kendali Mutu (GKM) adalah unit penunjang  mutu yang ada di program studi dibawah dan bertanggungjawab kepada  LPM dalam hal  pengendalian standar dan penjaminan mutu prodi. Dalam melaksanakan tugasnya mengacu pada petunjuk pelaksanaan Lembaga Penjaminan Mutu.

Tugas dan tanggungjawab

  1. Bersama pimpinan program studi mengkoordinasikan aktivitas penjaminan mutu akademik di tingkat program studi;
  2. Bersama pimpinan program studi menyusun Spesi‑kasi Program Studi dan Instruksi Kerja serta dokumen pendukung;
  3. Koordinasi dengan LPM dalam melakukan audit, assesment atau evaluasi kegiatan yang terkait SPMI
  4. Mengkaji kecukupan dan kepatuhan pelaksana kegiatan terhadap standar/ spesifikasi / kualifikasi output sesuai dengan yang ditetapkan pada manual, SOP, Form checklist dan sistem yang diinginkan / diharuskan (audit).
  5. Mengkaji apakah realisasi / implementasi kegiatan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, mendeteksi  secara  dini  terjadinya masalah, hambatan, penyimpangan terhadap proses yang berlangsung (assesment).
  6. Menilai dan menentukan apakah proses dan output sesuai dengan indikator yang ditetapkan
  7. Hasil audit dilaporkan pada LPM untuk dijadikan sebagai bahan pengambilan keputusan, review manajemen dan tindak koreksi
  8. Membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan

 

  1. Tim Auditor
  2. Pengertian istilah dan definisi terkait AMI
  • Audit Mutu Internal merupakan suatu kegiatan atau penjaminan dan konsultasi yang bersifat independen dan obyektif
  • Auditee adalah organisasi/ orang yang diaudit
  • Bukti obyektif adalah informasi yang bersifat kualitatif ataupun kuantitatif, catatan ataupun pernyataan tentang fakta mengenai mutu pelayanan, eksistensi dan implementasi elemen elemen sistem mutu yang didasarkan pada pengamatan, pengukuran dan dapat diverifikasi
  1. Tanggungjawab Ketua TIM auditor
    • Membuka dan menutup rapat
    • Menyiapkan jadual dan program audit
    • Memimpin audit
    • Membuat keputusan akhir atas temuan audit
    • Menyerahkan laporan audit
    • Memantau tindak lanjut permintaan tindakan koreksi
  2. Tugas Ketua Tim auditor
  • Menentukan keperluan tiap penugasan audit
  • Merencanakan audit, menyiapkan piranti kerja untuk anggota tim dan mengarahkan tim audit ( format, surat, SK, berita acara)
  • Menyiapkan jadual kegiatan audit yang disepakati auditor dan auditee
  • Memberitahukan dengan segera ketidaksesuaian yang kritis kepeda teraudit
  • Melaporkan segera hasil-hasil audit beserta analisisnya secara jelas kepada LPM
  1. Tanggungjawab auditor
    • Mengaudit secara obyektif sesuai dengan lingkup audit
    • Mengumpulkan dan menganalisis bukti
    • Menjawab pertanyaan audit
    • Melaksanakan tugas sesuai dengan kode etik
  2. Tugas auditor
    • Mengumpulkan dan menganalisis bukti agar dapat menyimpulkan pelaksanaan sistem mutu yang akan diaudit
    • Mempelajari indikasi yang dapat mempengaruhi hasil audit yang mungkin memerlukan pengauditan lebih lanjut
    • Pada saat kegiatan konsultasi/audit dapat menjawab beberapa pertanyaan tentang:
      1. Prosedur, dokumen atau informasilain yang menggambarkan atau mendukung unsur-unsur sistem mutu yang diperlukan, diketahui, tersedia, dipahami dan digunakan oleh taraudit
      2. Semua dokumen dan informasi lain yang digunakan untuk menggambarkan sistem mutu yang memadai untuk mencapai tujuan mutu.